Polres Probolinggo Amankan Koruptor Pemangkasan Uang Dana Desa - SUAKA INDONESIA

Breaking

SUAKA INDONESIA

Menyuarakan Aspirasi Rakyat

Hanya dengan 50.000 dapat blog murah gratis Template Premium

Senin, 09 Oktober 2017

Polres Probolinggo Amankan Koruptor Pemangkasan Uang Dana Desa

Polres Probolinggo tunjukkan Barang bukti
Probolinggo, suakaindonesia.com - Adanya Dugaan pemotongan Dana Desa (DD) yang dilakukan oleh SP, Kasi Pembangunan di Kecamatan Gading, kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh unit Tipikor Polres Probolinggo, yang sebelumnya SP diperiksa sebagai saksi.
Setelah dilakukan pemeriksaan kini Polisi telah menetapkan SP sebagai tersangka terkait pemotongan DD (Dana Desa), dan setelah tim Tipikor melakukan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah saksi ahli dan saksi-saksi lainnya pada Senin (9/10),SP dan Z staf  dari Kecamatan Gading, kedua pegawai kecamatan Tersebut akhirnya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pemotongan anggaran Dana Desa.
Dari tangan tersangka polisi mengamankan uang sekitar Rp 99 juta, sebagai barang bukti  terkait pemotongan DD tersebut. Itu semua berasal dari 7 desa yang telah menyerahkan uang DD itu. Barang Bukti uang dari DD sekitar Rp 99 juta itu sudah diamankan dari tangan tersangka SP dan Z. Namun, uang hasil pemangkasan dari DD itu dipegang oleh tersangka SP yang paling besar nilainya.
Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad, saat dikonfirmasi oleh suakaindonesia.com mengatakan kalau dua orang dari kantor Kecamatan Gading itu yakni berinisial SP dan Z telah diamankan dan keduanya ditetapkan sebagai tersangka. Karena untuk kasus dugaan korupsi atas pemangkasan anggaran DD, membutuhhkan keterangan saksi, kerugian negara dan barang  buktinya.
”Berdasarkan bukti-bukti dan keterangan saksi bisa menjadi dua alat bukti, kami tetapkan keduanya sebagai tersangka. Kami juga sudah tahan keduanya (tersangka),”tegas Kapolres Fadli Samad, saat dikonfirmasi.
Mantan Kapolres Tuban ini mengatakan, untuk penjelasan lebih lanjut soal praktek dugaan pemotongan dana desa tersebut, masih dalam proses penyidikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar