Mengungkap Sejarah Makam Nyai Puspo Dlimo Desa Kayen - SUAKA INDONESIA

Breaking

SUAKA INDONESIA

Menyuarakan Aspirasi Rakyat

Hanya dengan 50.000 dapat blog murah gratis Template Premium

Kamis, 18 Januari 2018

Mengungkap Sejarah Makam Nyai Puspo Dlimo Desa Kayen

Pati, Di Desa Kayen Memiliki Beberapa Makam yang di yakini masyarakat memiliki Pengaruh diwilayah yang ditinggali semasa hidupnya, Antara lain yang telah terkenal dan banyak dikunjungi para peziarah maupun wisatawan Religi, Salah satunya Makam Sariden atau yang Banyak Dikenal dengan sebutan Syekh Jangkung Landoh, Ki Gede Darmoyono yang disebut Makam Jati Kembar dan masih banyak lagi.

Selain Makam Kedua Leluhur tersebut masih banyak lagi yang belum terkuak atau belum di ketahui sejarahnya , Diantaranya di Tengah Tengah Dukuh Bulloh ada Ki Cantang Balung Dan ada disebelah selatan dukuh Bulloh dan di sebelah timur Dukuh Karanggempol Ada Makam Nyai Puspo Dlimo yang diyakini oleh masyarakat sebagai leluhur yang memiliki cerita dan sejarah.

Nah, Untuk mengenai Makam Nyai Dlimo emang hingga saat ini Belum ada Yang dapat Membuka atau mengungkap Sejarah tentang Nyai Dlimo,Namun Makamnya dirawat bahkan di bangun layaknya punden oleh Saudara Pujo Putra dari Bapak Karmijan Salah satu Warga Dukuh Karanggempol Desa Kayen .

Karena Rasa keinginan tau saya tentang makam tersebut sempat saya tanyakan ke Berbagai tokoh masyarakat diantara dua perdukuhan yakni Dukuh Bulloh dan Dukuh Karanggempol, namun mereka menjawab tidak mengetahui dan saya di sarankan untuk tanya pada Pak Karmijan warga dukuh karanggempol , Saya sempat mampir kerumah Pak Karmijan namun tidak ketemu.

Setelah beberapa lama akhirnya Saya Ketemu Dengannya ,Ia Sedang bersihkan Sampah di sebelah tugu samping rumahnya, akhirnya kami ngobrol dan saya tanyakan tentang sejarah makam Nyai Puspo Dlimo. Dan pertanyaan saya dijawab
"Aku Ra Reti persis sejarahe makam Nyai Puspo Dlimo, nanging aku pernah di impeni"
(Saya tidak tau persis sejarahnya Makam Nyai Puspo Dlimo, tapi saya pernah bermimpi )
Namanya mimpi gak bisa di percaya sepenuhnya, saya takutkan kalau salah makanya saya tidak berani memberikan kepastiannya .

Pak Karmijan Menceritakan bahwa dirinya Pernah Wiridan di Makam Nyai Dlimo dan setelah wirid Pak Karmijan minta petunjuk dengan Berkata sendiri "nyi saya mohon petunjuk, sesungguhnya nyai itu siapa , dan dari mana Kok ada di sini? "  Tanpa di sadarinya ada seorang cewek menjawab sabar ya nak.

Setelah sekitar Satu bulan Bapak Karmijan bermimpi tentang sejarah Nyai Puspo Dlimo.
Menurut cerita Pak Karmijan , Bahwa Nyai Puspo Dlimo adalah Seorang Putri yang Bernama Nyai Gringsing Berasal Dari Serang Banten Datang Ke Wilayah Kabupaten Pati Hanya untuk Mengembalikan Sebuah Pusaka Pada Tumenggung Kadipaten Pati, Namun sampai di Pati tidak ketemu dengan Tumenggung.

Dengan tidak ketemu dengan Tumenggung Pusaka masih di bawa oleh Nyai Gringsing , Namun Pusaka tersebut menjadi rebutan Para Prajurit Kadipaten Pati , Nyai Gringsing di kejar kejar oleh Para Prajurit , akhirnya Nyai Gringsing memutuskan lari ke arah Selatan , hingga Sampai di dukuh Pandean yang terletak di sebelah timur Dukuh Karanggempol dan di sebelah selatan dukuh Bulloh Desa Kayen untuk mencari aman.

Setelah sampai di tempat tersebut Nyai Gringsing Ketemu Dengan Seorang Pria yang tidak diketahui namanya, dan Nyai Gringsing di tanya " kamu kok ada disini sendiri ,kamu siapa dan dari mana " akhirnya Nyai Gringsing menceritakan kejadian yang sebenarnya,
Pada akhirnya Nyai Gringsing di sarankan untuk tetap tinggal di situ dan menancapkan pusaka tersebut ke tanah.

Setelah ditancapkan ke tanah akhirnya pusaka hilang, Dan Nyai Gringsing disarankan untuk tinggal di daerah tersebut yaitu Dukuh Pandean , dan untuk keamanan Nyai Gringsing disarankan tidak pakai nama Nyai Gringsing hingga akhirnya di beri nama Puspo Dlimo, Sehingga sampai meninggal di daerah tersebut hingga sampai sekarang Makamnya dijuluki Nyai Puspo Dlimo.

Di tulis oleh : Bambang Sutrisno
Nara sumber : Karmijan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar