Notification

×

Iklan

Iklan

Sugito Berharap Jalan Desa Wonosido - Songgodadi Rusak Supaya Di Perbaiki

Kamis, 03 Mei 2018 | Mei 03, 2018 WIB | 0 Views Last Updated 2024-01-22T10:56:13Z

Pekalongan,suakaindonesia.com - Kepala Desa Wonosido, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Sugito mengeluhkan kondisi jalan yang menghubungkan ke Desa Songgodadi, Kecamatan Petungkriyono Jalan penghubung sepanjang 3 km yang berlokasi di Dusun Pulosari tersebut kondisinya sangat memprihatinkan.





Menurut Kades Sugito, pihaknya beberapa kali sudah mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten supaya jalan tersebut segera diperbaiki.Namun, sampai sekarang belum juga direalisasikan.Padahal jalan tersebut merupakan akses penting untuk kegiatan pendidikan maupun perekonomian warga.



Sugito berharap ada perhatian dari Pemkab untuk segera memperbaiki kondisi jalan tersebut.Kondisi jalan selebar sekira 4 meter itu berupa tanah dan bebatuan dengan medan jalan menanjak dan menurun.Tak tanggung - tanggung, kondisi semacam itu terjadi sepanjang 3 km.



Diungkapkan Sugito, jalan itu sebelumnya sempat diperlebar dengan menggunakan alat berat.Namun, itu hanya sebatas pelebaran saja dan tidak dilakukan perbaikan." Tadinya kan (jalan) tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda 4, tetapi ada bantuan alat berat untuk pelebaran.Namun sampai sekarang tidak ada pekerjaan lagi dan saya minta supaya jalan tersebut segera diperbaiki.Sebab itu satu - satunya jalan tembus dari Kecamatan Petungkriyono ke Kec. Lebakbarang, " terang Sugito saat ditemui di Kantor Balai Desa setempat, Rabu (2/5/2018).



Ditegaskannya, selain untuk kegiatan perekonomian warga antar Kecamatan, jalan itu juga merupakan satu - satunya akses menuju ke sekolah, baik SMP maupun SMA." Jalan itu untuk lewat anak sekolah, baik yang ke SMP maupun ke SMA dan itu tak ada jalan lain.Melalui media ini, kami berharap jalan akan mendapat perhatian dari Pemkab untuk segera diperbaiki, " harapnya.



Selain kondisi jalan yang buruk, pihaknya mewakili keluhan warga mengaku resah dengan binatang pengrusak seperti babi dan kera yang populasinya semakin banyak.Dalam Musrenbang, pihaknya selalu mengusulkan kepada Pemkab supaya diberikan bantuan berupa alat perangkap guna menekan tingginya angka populasi binatang tersebut.



Usulan itu disampaikannya setiap kali acara Musrenbang digelar, namun lagi - lagi tak juga terealisasi.Makin banyaknya populasi binatang tersebut dinilai sangat mengganggu masyarakat dan bisa berdampak pada turunnya hasil pertanian mereka.Dengan menurunnya hasil pertanian mereka, akan berdampak pula pada perekonomian masyarakat Desa Wonosido maupun masyarakat desa lainnya di Kec. Lebakbarang, salah satu diantaranya Desa Timbangsari yang mengeluhkan hal serupa.


Reporter : MD.Raharjo
×
Berita Terbaru Update