Penderitaan Sholihul Hadi Warga Desa Karangkonang Setelah Ditinggalkan Oleh Istrinya - SUAKA INDONESIA

Breaking

SUAKA INDONESIA

Menyuarakan Aspirasi Rakyat

Hanya dengan 50.000 dapat blog murah gratis Template Premium

Kamis, 11 Oktober 2018

Penderitaan Sholihul Hadi Warga Desa Karangkonang Setelah Ditinggalkan Oleh Istrinya

Sholihul Hadi
Pati,suakaindonesia.com - Sholihul Hadi yang sering dipanggil Didik merupakan warga Desa Karangkonang Kecamatan Winong Kabupaten Pati,Sholihul Hadi memiliki riwayat hidup yang Sungguh teramat memilukan  dan orang lain yang melihatnya akan meraruh rasa impati dan iba.

Sebelum ditinggalkan istrinya yang bernama Indah Wahyu Widyawati Sholihul Hadi dan Indah Wahyu Widyawati merupakan sepasang suami istri yang harmonis hingga memiliki 2 anak.

Kepada Suaka Indonesia saat di temui di rumahnya pada hari Kamis (11/10/2018) Sholihul Hadi (Didik) menceritakan bahwa Istrinya yang bernama Indah Wahyu Widyawati sebelumnya bekerja menjadi seorang guru honorer di SD 01 Negeri Gunungpanti Kecamatan Winong Kabupaten Pati.


Pada Saat itu Indah Wahyu Widyawati tak lain istri Sholihul Hadi (Didik) yang mengabdi di Sekolah Dasar 01 Gunungpanti Kecamatan Winong sekitar 9 tahun 10 bulan dan akhirnya tahun 2010 Indah Wahyu Widyawati diangkat menjadi PNS.

Namun istrinya yang sudah di angkat menjadi seorang guru PNS pada tahun pada tahun 2010, dan sekarang mengajar di SD 03 Tambakromo Pati dan Setelah menjadi PNS yang istrinya mulai berubah perilakunya, pergi dari rumah meninggalkan suaminya dan memilih kos di daerah Tambakromo dan membuat persepsi kepada orang - orang bahwa suaminya sering melakukan KDRT dan juga mengatakan bahwa suaminya sudah gila.

Sholihul Hadi merasa ditipu mentah mentah oleh istrinya karena selain sudah menyebarkan berita yang semu, dan istrinya juga pergi dengan meninggalkan hutang senilai Rp.470 juta dari pinjam dari beberapa orang dari keluarga  Sholihul Hadi.


Setelah ditinggal istrinya yang sangat dicintainya sholihul Hadi mengalami depresi berat sehingga kehilangan orientasi ( disorientasi ),Dan saat dilakukan pemeriksaan oleh Dr. Muflihatun Nafiah dari  RSJ Amino Gondohutomo Semarang Sholihul Hadi divonis mengidap zizofrenia aktif dan disarankan agar Sholihul Hadi tetap melakukan rawat jalan.


Dan setelah ditinggal oleh istrinya Sholihul Hadi hidup seorang diri dan serba kekurangan dengan makan  selama hidupnya hanya makan mie maupun pemberian orang lain dan alakadarnya selama lebih hampir 8 thn.
Redaksi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar