Notification

×

Iklan

Iklan

Atasi Hutan Gundul, Warsiti Anggota DPRD Kabupaten Pati Salurkan Bantuan 700an Bibit Tanaman Buah

Minggu, 15 Januari 2023 | Januari 15, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2024-01-22T10:52:57Z

 

Warsiti Anggota DPRD Kabupaten Pati Saat Serahkan Bantuan Bibit Pada Ketua KTH Keben Makmur Sejahtera 


Pati,suakaindonesia.com - Warsiti Anggota DPRD Kabupaten Pati Jawa Tengah, Minggu pagi (15/1) Memberikan Bantuan Bibit Buah pada Kelompok Tani Hutan (KTH) Keben Makmur Sejahtera, untuk melakukan penghijauan di Persil Hutan Wilayah Pegunungan Kendeng dengan menanam Ratusan bibit Buah Alpukat dan Tanaman Petai sebagai salah satu upaya menanggulangi banjir bandang Di wilayah Lereng Gunung Kendeng,(15/1/23).


Penanaman dilakukan di Persil Hutan Ngencek Turut Desa Keben Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati Jawa tengah, Adapun Bibit yang disumbangkan oleh Warsiti Anggota DPRD Kabupaten Pati itu Berupa Bibit Buah Alpukat dan Tanaman Petai dengan sejumlah 700 bibit, yang diterima langsung oleh Ketua KTH (Kelompok Tani Hutan) Keben Makmur Sejahtera.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Warsiti Anggota DPRD Kabupaten Pati, Ngatmin Giyarto Kepala Desa Keben , Ketua dan Pengurus Kelompok Tani (Poktan) Keben Makmur Sejahtera dan anggota Poktan Keben Makmur Sejahtera.


Dalam sambutannya Kepala Desa Keben Sangat mengapresiasi Kegiatan tersebut karena menurutnya ikut menghijaukan kembali hutan gunung kendeng, dan dirinya pun berharap dengan adanya penanaman bibit tanaman buah dapat memberikan manfaat bagi penggarap persil dan dapat menanggulangi bencana banjir.



"Hari ini,Kami berikan bantuan Bibit Tanaman Berupa 2 varian, Yaitu Berupa Bibit Tanaman Buah Alpukat Dan tanaman Petai, Karena Tanah disini belum tau, Ini mencoba dulu di tanami tanaman buah alpukat dan petai semoga bisa tumbuh sehingga nanti para petani akan menanam lagi " Ungkap Warsiti Saat ditemui awak media seusai Pembagian bibit Pada hari ini (Minggu,15/1) .


Untuk jumlah anggota Kelompok Tani ini, masih lanjutnya, ada sekitar 110 anggota atau penggarap persil dan setiap kelompok mendapatkan 5 bibit, dan ini merupakan bentuk kami dalam mensupport program pemerintah " Imbuhnya.


Ia menambahkan "Harapan kami tentunya para penggarap persil hutan lindung tidak cuma menanam tanaman polowijo saja , Dan dengan adanya penanaman tanaman buah ini dapat menggantikan tanaman keras, sehingga membawa manfaat bagi petani penggarap persil hutan itu sendiri " Pungkas Warsiti.



Reporter : Bam's 



×
Berita Terbaru Update