![]() |
| Kondisi proyek rabat beton |
Pati,suakaindonesia.com — Proyek pembangunan jalan rabat beton di Desa Margomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kembali menjadi perhatian publik. Pekerjaan yang bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2026 itu diduga dikerjakan oleh pihak ketiga, dengan nama oknum Sekretaris Desa (Sekdes) ikut disebut-sebut dalam perbincangan warga.
Pantauan awak media di lokasi pada Selasa (22/9/2026) menunjukkan sejumlah bagian permukaan jalan sudah mengalami pecah-pecah memanjang. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat, mengingat jalan tersebut belum lama digunakan. Banyak yang meragukan apakah kualitas pekerjaan benar-benar sesuai dengan spesifikasi teknis yang tertera di papan informasi proyek.
Detail Proyek di Papan Informasi
Berdasarkan papan informasi yang terpasang di lokasi, proyek tersebut tercatat sebagai Pembangunan Rabat Beton dengan anggaran sebesar Rp150.000.000. Lokasi pekerjaan disebutkan di Jalan Rabat Beton, Dukuh Kedalon RT 05, Desa Margomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati.
Volume pekerjaan yang tercantum antara lain panjang (P1) 117 meter, lebar (L) 4 meter, dan tebal (T) 0,16 meter. Angka-angka tersebut menjadi acuan masyarakat untuk menilai apakah hasil pekerjaan di lapangan sudah memenuhi ketentuan yang ditetapkan.
Kondisi di Lapangan Menimbulkan Pertanyaan
Hasil pengamatan di lokasi menunjukkan permukaan rabat beton di beberapa titik tampak retak dan pecah memanjang. Material permukaan terlihat tidak utuh, padahal jalan tersebut relatif baru. Kondisi ini memunculkan sejumlah dugaan, mulai dari kualitas material yang digunakan, ketebalan rabat beton yang mungkin tidak sesuai, proses pelaksanaan pekerjaan, hingga kondisi tanah dasar di bawahnya.
Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya retakan tersebut belum dapat dipastikan. Diperlukan pemeriksaan teknis yang menyeluruh untuk memastikan apakah kerusakan berkaitan dengan faktor pelaksanaan, material, atau penyebab lain.
Harapan Masyarakat dan Upaya Konfirmasi
Warga setempat berharap pemerintah daerah segera melakukan pengecekan terhadap proyek tersebut. Mereka ingin memastikan bahwa pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan volume, spesifikasi teknis, dan anggaran yang telah ditetapkan. Transparansi dan akuntabilitas menjadi harapan utama agar dana publik yang digunakan memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana pekerjaan maupun Pemerintah Desa Margomulyo belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi jalan tersebut. Tim redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh penjelasan mengenai pelaksanaan pekerjaan dan penyebab munculnya kerusakan di permukaan jalan.
Masyarakat menunggu kejelasan agar dugaan yang beredar dapat diverifikasi berdasarkan fakta di lapangan, bukan sekadar isu yang berkembang.
Redaksi

0 Komentar