Sosok Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Di Tengah Hutan Sumanding Jepara - SUAKA INDONESIA

Breaking

SUAKA INDONESIA

Menyuarakan Aspirasi Rakyat

Hanya dengan 50.000 dapat blog murah gratis Template Premium

Senin, 30 Juli 2018

Sosok Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Di Tengah Hutan Sumanding Jepara


Jepara,suakaindonesia.com - Sesosok mayat perempuan yang sudah menjadi tengkorak tanpa identitas telah ditemukan seorang pencari burung di tengah hutan Sumanding (Bukit Watu Tumpuk) turut Desa Sumanding Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara pada Senin (30/07/2018).


Sosok mayat tersebut telah di ketahui satu Minggu sebelumnya oleh pencari burung yang tidak ketahui namanya warga Keling di tengah hutan tersebut diberitahukan pada Subadi (39 th) dan Sutomo (35 th) warga Desa Sumanding Rt 15 Rw 04 Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara, karena merasa takut sehingga dibiarkan.


Informasi yang dihimpun oleh suakaindonesia.com Pada hari Senin, 23 Juli 2018 pencari burung sedang mencari burung di daerah sumanding di sekitar bukit watu tumpuk dalam hutan tiba-tiba melihat jasad manusia tergeletak disekitar bukit watu tumpuk,Kemudian pencari burung memberitahukan pada Subadi dirumahnya.



Namun Subadi tidak berani untuk mengecek ke lokasi penemuan mayat tersebut, Setelah seminggu Kemudian tepat Pada hari senin 30 Juli 2018 Subadi dengan ditemani oleh Sutomo memberanikan diri untuk memastikan ke lokasi yang di ceritakan oleh pencari burung tersebut di sekitar bukit watu tumpuk.



Dan setelah dicek ternyata benar ada sesosok mayat perempuan yang sudah menjadi tengkorak dengan ciri ciri korban memakai daster panjang warna kuning motif bunga-bunga,Kaos dalam lengan panjang warna hijau, celana dalam warna putih terdapat selendang dan juga pakaian di sekitar jenasah tersebut Kemudian Subadi dan Sutomo kembali ke kampung untuk memberi tahukan kepada warga dan melaporkan ke Desa terkait penemuan maya tersebut.



Tim gabungan Polsek Kembang , Koramil dan Puskesmas Kembang mengavakuasi mayat tersebut untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut .


Redaksi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar