Seorang Pemuda Kena Lima Kali Tusukan Berawal Dari Facebook - SUAKA INDONESIA

Breaking

SUAKA INDONESIA

Menyuarakan Aspirasi Rakyat

Hanya dengan 50.000 dapat blog murah gratis Template Premium

Sabtu, 21 Oktober 2017

Seorang Pemuda Kena Lima Kali Tusukan Berawal Dari Facebook

suakaindonesia.com, Pati – Berawal dari Facebook Seorang pemuda asal Dukuh Godongan, Desa Wegil, Sukolilo berinisial LAI tertusuk pisau hingga sebanyak lima kali saat berduel dengan AG pemuda asal satu desa namun beda perdukuhan yakni dari Dukuh Jepatan, Wegil Kamis (19/10/2017) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Keduanya Sebelum terlibat duel, setelah saling ejek di media sosial Facebook. Di Facebook mereka saling ancam dan Sebelumnya, kedua pemuda itu sepakat untuk bertemu di jembatan Grobog, luar Desa Prawoto.

Kapolsek Sukolilo Iptu Supriyono menuturkan, pelaku AG saat itu membawa Kelompok yang berjumlah delapan orang temannya, sedangkan korban LAI hanya ditemani tiga orang temannya. “Saat korban turun dari motor, dihampiri pelaku dan terjadi perkelahian satu lawan satu,” tuturnya.

Namun sebelum pertemuan, tersangka AG ternyata sudah menyiapkan pisau yang kemudian ditusukan ke arah korban sebanyak lima kali. Saat perkelahian berlangsung, teman-teman mereka hanya diam dan melerai setelah korban tak berdaya akibat tusukan pisau.

Akibat tusukan dari pisau AG, LAI korban penusukan dilarikan ke rumah dokter desa yang di Desa Prawoto. Korban dirujuk ke RS Mardi Rahayu Kudus dan langsung mendapatkan perawatan intensif.

“Beberapa luka tusuk pada tubuh korban, antara lain di dagu kiri, dada atas dan bawah, lengan kiri dan pundak. Korban masih dalam keadaan sadar,” jelas Iptu Supri.

Mendapatkan laporan tersebut, polisi langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku pada Jumat (20/10/2017). Pelaku sempat berupaya melarikan diri bersembunyi di rumah saudaranya di Dukuh Salangamer, Pakem, Sukolilo.

Polisi menegaskan, motif perkelahian tersebut karena ada dendam pribadi akibat saling ejek di media sosial Facebook. Karenanya, ia mengimbau kepada warganet untuk bijak dalam menggunakan media sosial.

Editor: basu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar