Notification

×

Iklan

Iklan

Dinyatakan Perlu Konsultasi Psikiater di Video Viral, Haji Utomo Balas dengan Bukti Notaris – Ungkap Korban Lain Rugi Lebih 400 Juta!

Sabtu, 14 Maret 2026 | Maret 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-14T16:56:00Z


Pati,suakaindonesia.com – Setelah melaporkan kasus penipuan jual beli saham kapal ke Polresta Pati dan beritanya ramai menjadi perhatian masyarakat, pihak lawan mengeluarkan statement yang menyiratkan tuduhan dalam video yang kini viral di kanal YouTube JurSid TV dan akun TikTok miliknya.
 
Haji Utomo, warga Desa Bajomulyo Juwana yang menjadi fokus sorotan dalam tayangan tersebut, mengangkat suara dengan tegas setelah lama diam. Dalam video yang menyebar luas itu, ia bahkan disarankan untuk menyadari diri dan segera berkonsultasi ke psikiater. Namun, ketika ditemui langsung di rumahnya, pria tersebut tampak sangat santai sambil mengungkap fakta yang mengejutkan.
 
"Kalau saya menanggapi sih santai-santai saja ya, karena kami tidak merasa apa yang dikatakan begitu. Seharusnya yang ke psikiater itu kliennya, karena kliennya itu sewaktu masih muda pernah dirawat di Rumah Sakit Gondo Arum Semarang dengan gangguan kejiwaan," jelas Haji Utomo saat ditemui awak media.
 
Tidak mau menerima tuduhan yang menyatakan dirinya berada di pihak salah, Haji Utomo segera mengeluarkan senjata ampuhnya – berkas data resmi yang telah mendapatkan cap sah dari notaris sebagai bukti kongkrit. Bukti-bukti tersebut tidak hanya difungsikan untuk membantah klaim dalam video, melainkan juga untuk menegaskan bahwa dirinya adalah korban dalam kasus penipuan jual beli saham kapal yang sudah resmi diajukan ke Polresta Pati.
 
Tak hanya dirinya, Haji Utomo mengungkap bahwa ada korban lain yang merasakan dampaknya. Ketika dihubungi langsung melalui telepon, salah satu korban bernama Karyono mengaku mengalami kerugian mencapai lebih dari 400 juta rupiah. Kasus ini juga telah dilaporkan ke Polresta Pati dan hingga saat ini masih dalam tahap penanganan oleh pihak berwajib.
 
Reporter : Bam's
×
Berita Terbaru Update