Notification

×

Iklan

Iklan

Lestarikan Tradisi Leluhur,Pemdes Dukuhseti Gelar Sedekah Bumi Yang Meriah

Sabtu, 18 April 2026 | April 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-18T16:00:37Z
Foto : Pemdes Berziarah Di Makam Mbah Brojoseti Singo Barong 


Pati,suakaindonesia.com – Suasana penuh sukacita dan kekhidmatan menyelimuti Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, pada Sabtu (18/4/2026). Ribuan warga berkumpul menyambut pagelaran tradisi tahunan Sedekah Bumi, sebuah warisan leluhur yang tak hanya menjadi ajang syukuran, tetapi juga bukti kuatnya ikatan budaya yang terjaga turun-temurun hingga sekarang.
 
Tahun ini, perayaan dibuka dengan meriah melalui kirab budaya dan karnaval. Berbagai kostum adat, atraksi seni dan gunungan hasil bumi maupun laut itu memadati jalanan desa, menunjukkan antusiasme luar biasa dari masyarakat lintas generasi.
 
Agenda hari ini adalah acara Sedekah Bumi Desa Dukuhseti. Kita baru saja melaksanakan kirab budaya dan karnaval yang diikuti oleh masyarakat dari berbagai dusun,” ungkap Kepala Desa Dukuhseti, Ahmad Rifai, dengan penuh semangat.
 
Di balik kemeriahan pawai, kegiatan ini sarat akan makna spiritual dan kearifan lokal. Rangkaian acara diawali dengan tradisi ngireng jondang, dilanjutkan dengan tirakatan, hingga ziarah dan doa bersama (tawasulan) di makam Mbah Brojoseti Singo Barong Dukuhseti selaku cikal bakal pada desa Dukuhseti.
 
Kami berharap dengan wasilah beliau, seluruh warga diberikan kemudahan rezeki, keselamatan, dan desa senantiasa diberkahi serta makmur,” jelas Kades Ah Rifai.
 
Tradisi ini menjadi momen penting bagi pemerintah desa untuk mempererat tali silaturahmi antar warga sekaligus memohon keberkahan demi kemajuan bersama.
 
Harapannya, dengan adanya Sedekah Bumi ini, masyarakat Desa Dukuhseti semakin sejahtera, hidup semakin tentram, damai, dan bahagia, sehingga menjadikan desa kita sebagai wilayah yang maju dan makmur,” tambahnya.
 
Tidak hanya berisi ritual sakral, acara ini juga memanjakan mata dan telinga warga dengan hiburan rakyat. Mulai dari pentas karaoke, pertunjukan wayang kulit, hingga orkes campursari menghibur ribuan pengunjung yang hadir hingga larut malam. Karnaval yang diikuti berbagai kelompok masyarakat pun menjadi salah satu daya tarik utama yang memukau.
 
Sebagai penutup yang penuh berkah, rangkaian acara akan ditutup dengan kegiatan salawatan yang dijadwalkan berlangsung khidmat pada Selasa malam  Rabu yang akan datang , mengakhiri seluruh prosesi dengan doa dan harapan baik bagi seluruh warga.

Report : Bam's 
×
Berita Terbaru Update