Notification

×

Iklan

Iklan

Pohon Raksasa Berusia Ratusan Tahun Tumbang Di Makam Kalongan Kayen, Puluhan Nisan Rusak

Selasa, 14 April 2026 | April 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-14T04:49:01Z
Foto Pohon Tumbang di area Pemakaman Kalongan 


Pati,suakaindonesia.com – Sebuah pohon besar jenis Randu Alas atau yang dikenal masyarakat setempat dengan sebutan "Bergat", tumbang di area Pemakaman Kalongan, Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (14/4/2026) pagi ini merusak puluhan batu nisan, namun beruntung tidak menimbulkan korban jiwa.

 

Pohon purba yang diperkirakan berusia ratusan tahun itu dengan Berdiameter kurang lebih hampir 2 meter itu roboh tepat di sisi barat pemakaman Mbah Kirono Kironggo, kawasan yang dikenal dengan sebutan "Patok Watu Putih". Tubuh pohon yang besar itu menimpa puluhan pusara dan tenger makam yang berada di sekitarnya.

 

Menurut keterangan Loyo, selaku Juru Kunci yang akrab disapa Syeh Maloyo, pohon tersebut tumbang diduga karena kondisi akar dan batangnya yang sudah lapuk dimakan usia, meskipun saat kejadian cuaca sedang cerah tanpa hujan maupun angin kencang.

 

"Ya memang Bergat (pohon Randu Alas) ini sudah lapuk, mungkin karena faktor usia yang sudah sangat tua," ungkap Loyo saat ditemui di lokasi.

 

Loyo menuturkan, pohon tersebut sudah ada sejak ia kecil dan ukurannya sudah sangat besar. Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya pohon ini pernah mengalami kerusakan, namun hanya berupa ranting yang patah dan menimpa pagar makam.

 

"Waktu kecil saya Bergat itu sudah ada dan sudah segede itu. Sebelumnya juga pernah ada ranting yang jatuh menimpa pagar makam," imbuhnya.

 

Kejadian naas itu berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat kaget karena terdengar suara dentuman keras yang menyerupai ledakan ban tronton.

 

"Sekitar jam 7 pagi, tanpa hujan tanpa angin, tiba-tiba terdengar suara gedebuk seperti pecah ban tronton. Setelah didekati, ternyata Bergat di Makam Kalongan roboh dan menimpa puluhan pasang tenger," jelasnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, Belum dilakukan proses evakuasi dan pembersihan puing-puing pohon, Pihak keluar Ahli waris yang bisanya tertimpa mulai berdatangan berupaya melakukan perbaikan nisan yang rusak masih tertimpa oleh pohon tersebut. 

Report : Bam's 

×
Berita Terbaru Update