![]() |
| Foto Hadi Santoso, A.P., M.M Plt Kepala Dispermades Kabupaten Pati, diambil didepan Kantor Dispermades Pati 4/11/2026 |
Pati,suakaindonesia.com – Gelombang pesta demokrasi di tingkat akar rumput kembali menyapa Kabupaten Pati. Tak kurang dari 65 desa yang tersebar di 20 kecamatan dipastikan akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak pada Maret 2027 mendatang.
Mengantisipasi hajatan besar ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati telah mematangkan persiapan sejak dini, termasuk mengunci alokasi anggaran. Untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kesuksesan seluruh tahapan pemilihan, Pemkab Pati bersama DPRD Kabupaten Pati telah sepakat mengalokasikan dana sebesar Rp3,5 miliar. Komitmen anggaran ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah memberikan atensi penuh terhadap kualitas demokrasi di tingkat desa.
Rincian Anggaran dan Latar Belakang Pilkades
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati, Hadi Santosa, mengungkapkan bahwa anggaran tersebut telah resmi disetujui untuk membiayai seluruh rangkaian Pilkades 2027, mulai dari tahapan pendaftaran, kampanye, pemungutan suara, hingga penetapan.
Ia merinci, dari total 65 desa yang akan berpesta, sebanyak 61 desa merupakan wilayah yang kepala desanya akan habis masa jabatan pada Maret 2027. Sementara itu, 4 desa lainnya merupakan wilayah yang sebelumnya mengalami kegagalan pelaksanaan pada Pilkades 2021 silam dan kini akan diulang.
“Anggaran untuk masing-masing desa akan disesuaikan dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau jumlah pemilih di desa tersebut. Semakin banyak pemilih, semakin besar alokasi danannya. Namun, secara total untuk seluruh Kabupaten Pati, pagu anggarannya kurang lebih mencapai Rp3,5 miliar,” terang Hadi Santosa, Rabu (4/11/2026).
Tantangan Logistik dan Dinamika Keamanan
Mengingat sebaran geografis yang luas mencakup 20 kecamatan, hajatan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan tantangan logistik dan keamanan yang kompleks. Pilkades seringkali memiliki dinamika sosial yang unik dan rentan gesekan horizontal karena melibatkan hubungan kekerabatan yang erat antarwarga.
Oleh karena itu, Dispermades Pati dipastikan akan menggandeng jajaran kecamatan, kepolisian (Polsek), hingga TNI (Koramil) untuk memastikan netralitas aparatur dan keamanan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sinergi lintas sektoral ini mutlak diperlukan agar Pilkades 2027 berjalan tanpa kendala berarti dan tetap menjunjung tinggi persaudaraan.
Sebaran 65 Desa Lokus Pilkades 2027
Sebagai informasi, berikut adalah rincian sebaran 65 desa yang akan menjadi arena perebutan takhta kepala desa pada Maret 2027, dipetakan berdasarkan wilayah kecamatan:
. Kecamatan Sukolilo: Desa Cengkalsewu, dan Desa Tompegunung
. Kecamatan Kayen: Desa Sumbersari
. Kecamatan Tambakromo: Desa Larangan dan Desa Karangmulyo
. Kecamatan Winong: Desa Kropak, Desa Sugihan, Desa Tlogorejo, Desa Pagendisan, Desa Danyangmulyo Desa Wirun
. Kecamatan Pucakwangi: Desa Pucakwangi, Desa Pelemgede dan Desa Triguno
. Kecamatan Jaken: Desa Mantingan, Desa Mojoluhur dan Desa Kebonturi
. Kecamatan Jakenan: Desa Ngastorejo, Desa Sonorejo, Desa Dukuhmulyo dan Desa Jatisari
. Kecamatan Juwana: Desa Karang, Desa Bumirejo, Desa Langgenharjo, Desa Agungmulyo, Desa Dukuhtalit, Desa Pajeksan Dan Desa Kebonsawahan
. Kecamatan Pati: Desa Mustokoharjo, Semampir, Panjunan
. Kecamatan Gabus: Desa Karaban, Desa Kuryokalangan, Desa Sunggingwarno dan Desa Gempolsari
. Kecamatan Margorejo: Desa Bumirejo, Desa Jimbaran, Desa Langenharjo, Desa Dadirejo dan Desa Muktiharjo
. Kecamatan Gembong: Desa Bermi
. Kecamatan Tlogowungu: Desa Tlogosari dan Desa Gunungsari
. Kecamatan Wedarijaksa: Desa Bumiayu, Desa Tawangharjo, Desa Jontro, Desa Pagerharjo dan Margorejo
. Kecamatan Trangkil: Desa Trangkil, Desa Pasucen dan Desa Tegalharjo
. Kecamatan Margoyoso: Tegalarum, Soneyan, Pohijo
. Kecamatan Tayu: Desa Pakis, Desa Keboromo dan Desa Bulungan
. Kecamatan Gunungwungkal: Desa Bancak
. Kecamatan Cluwak: Desa Bleber, Desa Ngawen dan Desa Gerit
. Kecamatan Dukuhseti: Desa Wedusan, Desa Kenanti dan Desa Alasdowo
Dengan kesiapan anggaran dan koordinasi yang matang, masyarakat Pati menaruh harapan besar agar Pilkades serentak 2027 ini tidak hanya berjalan aman, damai, dan lancar. Lebih dari itu, hajatan ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin desa yang visioner, berintegritas, dan siap membawa kemajuan serta kesejahteraan bagi desanya masing-masing.
Reporter : Bam's

Posting Komentar