![]() |
| Foto Kapolri Suyudi |
Jakarta,suakaindonesia.com – Komitmen Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memberantas peredaran narkoba dan pertambangan ilegal kembali menjadi sorotan publik. Ia menegaskan bahwa penegakan hukum tidak boleh berhenti hanya pada pelaku di lapangan, melainkan harus menyasar siapa pun yang terbukti melindungi atau membekingi aktivitas kejahatan tersebut.
Menurut Kapolri, tidak boleh ada pihak yang merasa kebal hukum. Jabatan dan kekuasaan tidak boleh dijadikan tameng untuk melindungi pelanggaran hukum.
“Penegakan hukum harus tuntas sampai ke akarnya. Siapa pun yang membekingi, harus ikut bertanggung jawab,” tegasnya.
Sikap tegas ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Polri akan terus mengusut jaringan kejahatan hingga ke belakang layar. Tidak hanya menindak pelaku di lapangan, tetapi juga membongkar pihak-pihak yang selama ini menjadi pelindung dan penjamin keamanan aktivitas ilegal tersebut.
Pernyataan Kapolri ini mendapat perhatian luas, terutama di tengah maraknya kasus peredaran narkoba dan pertambangan ilegal yang diduga melibatkan pihak-pihak berpengaruh. Publik berharap komitmen ini benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan.
Dengan nada tegas, Kapolri ingin menyampaikan pesan jelas: hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu.
Redaksi

0 Komentar