Sidang Praperadilan H. Utomo Diwarnai Intimidasi Wartawan oleh Oknum Anggota AMPB

Foto//Pengancaman Terhadap Jurnalis Di Depan PN Pati 

Pati,suakaindonesia.com — Seorang wartawan media mengalami dugaan intimidasi saat mengawal perkembangan perkara yang melibatkan H. Utomo di Pengadilan Negeri (PN) Pati, Kamis (8/10/2026). Kejadian tersebut diduga melibatkan sejumlah orang yang disebut sebagai anggota Aliansi Masyarakat Peduli Bupati (AMPB) dan dipimpin oleh koordinatornya, Supriyono alias Botok.

Menurut keterangan wartawan yang bersangkutan, intimidasi terjadi di area pengadilan saat ia menjalankan tugas jurnalistik. Bentuk intimidasi yang dilaporkan meliputi pendekatan massal, teriakan, serta upaya menghalangi peliputan. Rincian lengkap mengenai kronologi, pihak-pihak yang berada di lokasi, serta bukti pendukung masih perlu dikonfirmasi secara independen.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak AMPB maupun Botok terkait tudingan tersebut. Pihak Redaksi akan terus meminta klarifikasi kepada mereka, Pengadilan Negeri Pati, serta menelusuri keterangan saksi dan bukti pendukung sebelum memuat tuduhan secara lebih terperinci.

Kebebasan pers dan keselamatan jurnalis merupakan hak yang harus dihormati. Jika merasa terancam, wartawan yang bersangkutan disarankan mencatat kronologi kejadian, identitas saksi, menyimpan bukti yang relevan (foto, video, atau rekaman), serta mempertimbangkan pelaporan kepada pihak berwenang atau organisasi pers untuk memperoleh pendampingan hukum.

Di tempat terpisah, Tim Biro Hukum Bareskrimnews.net menyayangkan peristiwa tersebut. “Seharusnya semua pihak menghormati hukum dengan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada hakim, tanpa intervensi dari pihak mana pun,” ujar perwakilan tim.

Tim investigasi juga mempertanyakan kehadiran massa AMPB di Pengadilan Negeri Pati dengan kepentingan apa? yang justru malah menimbulkan kericuhan dengan mengintimidasi rekan media. Tuduhan seolah-olah wartawan ingin memengaruhi keputusan hakim justru berbalik aksi massa AMPB lah yang berpotensi memberikan tekanan dan memengaruhi proses peradilan.
Redaksi terus memantau perkembangan dan akan memperbarui informasi setelah konfirmasi resmi diperoleh dari pihak-pihak terkait.

Redaksi disadur dari Media Bareskrimnews.net




Posting Komentar

0 Komentar