Ketegangan Belum Usai! Ampb Kembali Turun Ke Jalan, Demang Wotan Siap Gelar Pengamanan Di PN Pati

Foto Demang Wotan dan Surat Pemberitahuan Aksi 

Pati,suakaindonesia.com – Ketegangan di depan Pengadilan Negeri (PN) Pati belum usai. Kekisruhan yang pecah pada Jumat (9/10/2026) kini menjadi sorotan nasional setelah aksi massa yang didominasi anggota Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) memanas hingga terjadi penyiraman air terhadap juru bicara PN Pati yang dilakukan oleh Supriyono alias Botok dengan didampingi oleh Penasehat hukumnya.

Pada hari itu, suasana di sekitar gedung pengadilan sempat sangat tegang. Kerumunan massa memenuhi area tempat audensi di PN Pati. Aksi yang semula berlangsung dengan suara-suara keras berubah menjadi tunjuk tunjuk  kearah kedua jubir PN Pati yang sulit dikendalikan. Puncaknya, juru bicara pengadilan menjadi sasaran siraman air di depan publik. Peristiwa itu langsung menyebar luas, memicu kecaman, dan mempertanyakan kewibawaan lembaga peradilan di mata masyarakat.

Belum reda perhatian publik, Senin (12/10/2026) pagi AMPB kembali gelar aksi Demo lagi di Pengadilan Negeri Pati . Mereka menggelar aksi demo di depan Kantor PN Pati dengan jumlah massa yang cukup besar. Kehadiran massa tersebut membuat pengamanan di sekitar pengadilan langsung ditingkatkan. Aparat berjaga lebih ketat di sejumlah titik, sementara akses di area tersebut diawasi lebih intens. Atmosfer di lokasi terasa penuh kewaspadaan dan ketegangan masih membayangi.

Berbagai lembaga dan organisasi masyarakat di Kabupaten Pati bereaksi keras. Mereka mengecam tegas aksi yang dinilai sudah melampaui batas itu. Salah satu yang paling lantang adalah Demang Wotan. Organisasi ini menilai penyiraman air terhadap petugas pengadilan sebagai perbuatan yang tidak pantas dan tidak dapat ditoleransi.

“Kami mengecam tegas perbuatan yang tidak pantas itu. Demi menjaga kewibawaan lembaga peradilan dan kenyamanan petugas dalam menjalankan tugas, kami akan menggelar aksi damai pengamanan di depan Kantor PN Pati,” tegas perwakilan Demang Wotan.

Aksi damai yang akan digelar itu bertujuan memastikan keamanan dan kelancaran proses persidangan di PN Pati. Demang Wotan berharap seluruh pihak, termasuk AMPB, dapat menahan diri dan menghormati lembaga peradilan agar proses hukum berjalan tertib dan nyaman. Jika tidak, ketegangan di sekitar PN Pati dikhawatirkan akan terus berlanjut dan semakin menguji ketahanan penegakan hukum di daerah ini.

Reporter : Bam's 

Posting Komentar

0 Komentar